Popular Post

Posted by : Unknown Tuesday, 30 April 2013

Sumber : google.com
Kadang kamu berfikir, ketika kamu sudah lelah, sudah tidak lagi bisa berfikir jernih, sudah tidak fokus, ataupun sedang menghadapi gejolak kekecewaan. Kamu tidak bisa melihat, betapa dekatnya dengan kegagalan.

Andai, masalah itu seperti kapas, yang bisa dengan ringannya bisa kita tiup dan andai masalah itu seperti debu, maka dengan mudahnya angin menerpa.

Tapi apakah kamu berfikir, apakah dengan seperti itu kamu akan kuat seperti Angin??

Masalah bukan membuatmu lemah, jangan jadikan masalah sebagai penghancur bagimu, jangan jadikan masalah sebagai batu sandungan untuk mendapatkan asa, dan jangan pula menjadikan masalah sebagai boundary atau pembatas antara kamu dengan kesuksesan.


Jangan pernah ingin menjadi Angin, jika kamu mengharap masalah seperti kapas.
Jangan pernah ingin menjadi Angin, jika mengharap masalah seperti debu.

Bukan terletak pada seberapa besar masalah yang kamu hadapi, tapi terletak seberapa kamu kuat, ingin, dan yakinnya kamu untuk menghadapai semua itu.

Bukan kamu yang memperbesar masalah, tapi cobalah menjadi besar untuk menghadapi masalah.

Masalah tidak terjadi bukan hanya disebabkan orang lain, bahkan masalah terbesar seringkali disebabkan oleh diri sendiri.

Banyak pepatah mengatakan " Musuh terbesar adalah diri sendiri", oleh karena itu hiduplah untuk menjadi pemecah masalah, bukan "pembuat masalah".


Masalah bukan untuk dihindari, tapi untuk dihadapi. Jangan pula hanya dihadapi. tapi diselesaikan dengan kebijaksanaa.



Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Simple Story - Rendy K - Powered by Rendy K - Designed by Johanes Djogan -