Popular Post

Posted by : Unknown Monday, 6 May 2013

sumber gambar : google.com
Kelak disaat aku menangis, akan ada seseorang yang menghapus air mataku, bukan "menjauh".

Kelak disaat aku sedih, akan ada seseorang yang meberikan pundaknya untuk menjadi sandaranku, bukan "menjauh"

Kelak disaat aku sakit, akan ada seseorang yang lebih peduli padaku, bukan "menjauh"

Aku bersyukur Allah telah mempertemukan aku dengannya lagi, Allah juga telah menjawab doamu agar bisa kembali padaku.  Semoga kamu tidak menyia-nyiakan doa yang telah Allah kabulkan.

Aku tidak akan kembali padamu, kecuali Allah benar-benar memberikan kesempatan yang kedua padamu untuk kembali bersamaku.

Sudah berulang kali kau ingin pergi dariku, sudah berulang kali pula aku menahanmu agar kau tetap bersamaku. Sungguh sedih rasanya hati ini, ketika mendengar kau ingin pergi dariku, ternyata kau lebih memihak pada egomu, amarahmu, serta sakit yang kau rasakan, dan hanya menilai perasaanmu saja, tanpa melihat dari sudut perasaanku, serta tanpa melihat waktu kebersamaan dan kebahagiaan yang telah kita lewati.

Sungguh sakit rasanya mendengar kau selalu ingin pergi, hingga air mata ini sudah tak bisa lagi menetes.

Sakit yang aku alami, pedih yang aku rasakan, semuanya tak membuat aku ingin pergi darimu, justru rasa sayang ini yang bertambah besar kepadamu, yang kubayangkan bukan hanya pedih, tapi kebahagiaan. Aku tidak ingin amarah ini, ego ini mengalahkan hati kecilku.

Karena kamulah segalanya,

Kali ini aku benar-benar mengikhlaskanmu untuk pergi, karena seharusnya aku bahagia, bukan bersedih.
Karena seharusnya aku bisa lebih bahagia jika bisa melihatmu lebih bahagia.

Aku tidak khawatir dengan jodohku, jika aku baik pasti dipertemukan dengan yang baik, jika aku jahat aku pasti dipertemukan dengan yang jahat.
Namun jika aku baik dan dipertemukan dengan yang jahat, atau sebaliknya aku jahat dan dipertemukan dengan yang baik, itu semua kuasa Allah, ada rahasia dibalik rahasia.

Biarpun kamu, dan semua orang di dunia ini tidak tahu. Tapi Allah tahu perjuanganku untuk mempertahankan cinta kita. Allah tahu dalamnya perasaanku terhadap pasanganku. Allah pun tahu bagaimana pengorbanan aku dan apa yang telah aku lakukan .

Jadi aku tidak khawatir lagi sekarang.

Kelak akan ada seseorang yang bisa menerima kecerewetanku, kebawelanku,dan perhatianku. Bukan karena terpaksa, tapi karena tahu itulah bentuk kasih sayang aku.

Aku tidak pernah merendahkan diri, agar pasanganku bisa menerimaku apa adanya. Selama aku bisa bernafas, akan aku lakukan lebih baik lagi, dari apa yang bisa dibayangkan.

Aku cuma butuh orang yang tahu kekuranganku, tapi tetap setia bersamaku, bukan yang ingin pergi dan ingin pergi saja.

Aku doakan semoga kamu baik-baik saja, dan bisa mendapatkan apa yang kamu mau.

Terimakasih karena kamu telah menjadi bagian dari hidupku dan telah mengukir aku dihatimu.

Selamanya kamu akan selalu terukir dihati ini.

Maaf jika selama ini aku tidak bisa menjadi apa yang kamu harapkan, dan tidak bisa membahagiakanmu. Aku sadar aku banyak kekurangan. Doaku akan terus menyertaimu.

Tapi ketahuilah, aku sudah berjuang, ketahui pula, besarnya gunung, tingginya langit, serta dalamnya lautan tidak ada apa-apanya dibandingkan rasa ini untukmu.

Sekali lagi terimakasih atas waktu yang indah bersamamu.




Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Simple Story - Rendy K - Powered by Rendy K - Designed by Johanes Djogan -